Senin, 07 April 2014

something~

haii, apa kabar blog ku yang tersayang? sudah lama sekali aku tidak mengunjungimu blog. harus ku katakan bahwa blog adalah tempat pelarian masalah dalam hidup, terus terang aku bukan tipe orang yang suka menulis diary apalagi tipe wanita yang suka menyimpan buku diary. aku kurang hobbi dengan demikian. setiap masalah pasti aku pendam, tak peduli itu berat atau biasa saja. toh memberitahu orang juga tidak akan menyelesaikannya, malah membuat masalah itu semakin rumit saja. itu alasan yang kuat mengapa aku tidak pernah memberitahu masalah kepada orang lain.
oke my blog. kali ini aku pengen banget cerita tentang sebuah masalah. terus terang masalah seperti ini malas aku ceritakan pada orang tua. masalah ini tentang lingkungan sekoalh ku. au sudah mengalami masalah seperti hampir 3 kali guys, aku berharap waktu itu hidup aku tidak akan sesulit ini untuk kedepannya. akan tetapi jauh dari yang aku duga guys. dibalik senyum yang manis terdapat sebuah ancaman yang besar yang membuat aku terdiam setelah mengetahuinya. aku terdiam dan cukup lama aku befikir dan terus berfikir. harus aku akui menyatukan orang banyak itu tidak mudah, akan tetapi membuat kekompakkan dengan orang tertentu juga tidak akan menyelesaikan masalahnya bukan? malah suatu waktu kekompakkan seseorang itu akan sirna. dalam membuat sebuah kekompakkan itu tidak mudah, bukan hanya sehari atau dua hari saja. tetapi membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun lamanya. kekompakkan itu bukan hanya bersama. tetapi beberapa presepsi dan pandangan tentang sesuatu itu harus sama. akan tetapi menurut beberapa orang yang menurut saya kurang bepengalaman mereka berpendapat kekompakkan itu adalah hal ketika seseorang melakukan hal yang sama secara bersaamaan. kallau menurut saya seperti itu, saya yakin kekompakkan akan siran ketika seseorang sudah jenuh untuk melakukan hal yang seperti itu.
tidak ada yang bisa aku katakan kepada mereka kecuali mereka akan mengerti apa makna persahabatan dan kekompakkan itu sendiri. toh aku ngomongnya juga tidak akan mereka dengar. aku hanya ingin mereka sadar suatu saat nanti entah kapan itu aku tak tau, tteapi saat mereka sadar maka aku tidak akan memaafkan mereka dengan mudah dan datang kembali padaku dan mengerti apa yang aku katakan tentang persahabatan itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar